Iklan di bawah Navigasi

Ini Dampak Virus Corona, Ibu Hamil Harus Tahu

Rumah Dosen - Berita yang hangat diperbincangkan di publik hingga saat ini yaitu penyebaran virus corona atau COVID-19 tentunya menimbulkan rasa kekhawatiran tersendiri bagi para ibu hamil.

Hal ini dikarenakan sampai sejauh ini, setidaknya sampai pada saat artikel ini kami terbitkan, vaksin dari virus tersebut belum berhasil ditemukan oleh para ilmuwan kesehatan.

Terlebih lagi, hampir semua media kabar baik cetak maupun elektronik menempatkan update berita terkait virus corona sebagai headline news.

Rumah Dosen - Ibu hamil dan virus coronasumber gambar: OKE Info

Bagi ibu hamil yang baru memasuki trimester awal, kerap mengalami morning sicknes atau mual hingga muntah yang intensitasnya cukup tinggi ditambah dengan informasi semakin meluasnya penyebaran virus corona menjadikan rasa cemas semakin tinggi.

Baca Juga :  9 Dampak Batuk Yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Salah satu cara meredam rasa kekhawatiran Anda adalah dengan tidak terlalu sering mengakses perkembangan kabar virus corona. Namun, Anda tetap memerlukan informasi yang akurat terkait penyebarannya.

Dalam postingan melalui instagram, dr. Yassin Yanuar Mohammad Sp.OG mengatakan "belum ada laporan ilmiah mengenai apakah ibu hamil akan lebih rentan untuk terinfeksi Virus penyebab Covid-19. Namun, secara umum dengan adanya perubahan imunologis dan fisiologi, ibu hamil akan lebih rentan terinfeksi virus saluran pernafasan, termasuk virus Covid-19".

"Terhadap virus corona yang lain (SARS CoV, MERS CoV), studi menunjukkan bahwa ibu hamil lebih rentan dibandingkan populasi umum, Begitu juga terhadap virus pernapasan lain seperti influenza," tambah dr. Yassin pada postingan di akun Instagram pribadinya, @yassinbintang.

dr. Yassin juga menambahkan pada postingan lain, bahwa saat ini belum terdapat informasi mengenai dampak negatif Covid-19 terhadap kehamilan. Adanya keguguran telah diamati pada virus corona yang lain seperti SARS CoV dan MERS CoV.

Beberapa informasi berikut kami rangkun dari The Centers for Disease Control (CDC) US Department of Health & Human Services untuk Anda, semoga dapat membantu Anda memahami dampak COVID-19 bagi kehamilan.

Simak bersama-sama yuk Bun!

1. Penularan virus corona terjadi melalui kontak langsung dengan penderita


Rumah Dosen - Infeksi virus coronasumber gambar: Dokter Sehat

CDC menyatakan, penularan virus ini terjadi melalui kontak langsung dengan penderita. Umumnya, akibat terkena percikan ludah batuk atau bersin penderita COVID-19.

Selain itu, penularan virus corona juga lebih berisiko pada orang yang memegang hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, khususnya setelah bersentuhan atau memegang benda yang tanpa diketahui terkena air liur penderita COVID-19.

2. Belum ada penelitian terkini soal dampak langsung virus corona bagi ibu hamil


Lalu, apakah ibu hamil rentan terkena virus ini?

Rumah Dosen - Penelitian kesehatansumber gambar: OKE Info

American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) mengatakan, saat ini sedikit sekali informasi yang diketahui terkait penyakit tersebut. Apalagi, jika membicarakan soal kaitannya dengan ibu hamil.

Sejauh ini belum ada rekomendasi khusus terkait penanganan virus COVID-19 pada kelompok rentan tertular virus seperti ibu hamil dan bayi. Namun, ibu hamil dalam kondisi demam selalu punya risiko tinggi dalam kehamilan. Maka, CDC mengingatkan ibu hamil agar terus waspada.

Cara paling mudah tentu saja dengan tetap menjaga kebersihan tangan sebelum maupun setelah beraktivitas. Dan jangan lupa, sebisa mungkin hindari bertemu dengan orang yang tengah sakit.

Baca Juga artikel Terkait :


3. Bayi dari ibu hamil yang mengidap COVID-19 ada kemungkinan aman dari virus corona


Rumah Dosen - Ibu dan bayisumber gambar: SehatQ

Beberapa kasus di luar Amerika Serikat memunculkan fakta bahwa bayi yang terlahir dari ibu pengidap virus corona tidak terbukti positif menderita virus serupa.

Dalam sebuah sampel cairan amniotik atau ASI dari ibu penderita corona juga tidak ditemukan adanya infeksi virus corona. Hal tersebut menunjukkan penularan virus dari ibu hamil dengan COVID-19 pada bayi dalam kandungan kemungkinan sangat kecil.

Penelitian terbaru yang telah dipublikasikan dalam The Lancet, sembilan bayi dari para ibu yang terkena infeksi virus tersebut saat hamil, berada dalam kondisi kesehatan baik, tanpa kurang suatu apapun.

4. Ibu hamil rentan mengidap penyakit pernapasan berat


Rumah Dosen - Ibu hamil bersinsumber gambar: orami.co.id

Fakta ini sudah bukan lagi hal baru, sudah sejak lama diketahui bahwa ibu hamil berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan hingga pneumonia, terutama jika mereka mempunyai riwayat penyakit kronis atau komplikasi.

Artinya, ibu hamil harus dipandang sebagai populasi yang berisiko tinggi terpapar virus COVID-19. Hal ini perlu menjadi pertimbangan bagi pihak berwenang terkait pencegahan dan manajemen infeksi virus tersebut.

Oleh sebab itu, ibu hamil dan tenaga medis perlu bersama-sama bersikap proaktif dalam upaya mencegah penularan virus corona. Namun, dari berbagai kasus yang telah diteliti menunjukkan orang usia lanjut dan mereka dengan imunitas rendah justru lebih berisiko terkena virus ini ketimbang ibu hamil atau bayi dalam kandungannya.

Baca Juga :  5 Jenis Buah Ini Ampuh Atasi Mual Saat Hamil Muda

5. Waspada, tetapi tetap menjalani kehamilan dengan tenang


Bersikap waspada itu harus, namun, jangan jadikan kewaspaddan tersebut menjadi rasa kekhawatiran yang besar sehinga akan memicu stres yang berat pada masa kehamilan.

Rumah Dosen - Stress pada masa kehamilansumber gambar: OKE Info

Anda justru harus membekali diri dengan informasi akurat terkait gejala yang timbul akibat infeksi virus COVID-19. Seperti, demam, batuk, dan sesak nafas, serta riwayat bepergian ke daerah yang sudah terdampak penyebaran virus atau kontak langsung dengan penderita.

Tetap berusaha jalani kehamilan dengan tenang sambil menjaga kebersihan tangan. Hindari berinteraksi dengan orang sakit lebih dulu. Lakukan kontrol rutin ke dokter kandungan untuk pemeriksaan bayi dalam kandungan agar memastikan kondisi Anda dalam keadaan sehat dan janin dalam kondisi yang baik-baik saja.

Konsumsi vitamin prenatal dan imbangi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat.

"Ibu hamil dan menyusui perlu mempraktekkan berbagai langkah pencegahan umum seperti yang lainnya, yaitu lebih sering cuci tangan, hindari usap wajah, hindari orang sakit, dan menjaga daya tahan tubuh," kata dr Yassin.

Demikian informasi seputar dampak COVID-19 pada ibu hamil. Semoga dapat bermanfaat dan Anda tetap sehat selalu bersama bayi dalam kandungan Anda!

Jangan lupa share artikel ini dengan klik tombol sosail media di bawah artikel ini agar semakin banyak yang tahu dan bisa melakukan pencegahan lebih dini, sehinga penyebaran virus Covid-19 tidak semakin merajalela.

Artikel pilihan lainnya :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel