Iklan di bawah Navigasi

Cegah Infeksi Corona, Ibu Hamil Perlu Hindari Kawasan Ramai

Rumah Dosen - Kabar virus corona yang sedang hangat dibicarakan publik bisa menimbulkan kepanikan tersendiri bagi ibu hamil. Terutama, jika sedang melakukan perjalanan ke luar negeri atau ke negara yang diketahui terdapat kasus virus corona di sana.

Kabar yang beredar penyebaran virus corona berasal dari Wuhan, China yang menyebar ke berbagai negara. Hali inilah yang menjadikan kekhawatiran agi masyarakat dunia. Virus Covid-19 ini sampai pada saat artikel ini kami terbitkan belum ditemukan vaksin dan obatnya sehingga telah menewaskan ratusan orang dari sekitar 90.000 orang lebih yang terinfeksi.

Rumah Dosen - bahaya virus corona bagi iu hamilsumber gambar: Parenting Dream

Meskipun sudah banyak yang mencari tahu, namun tidak sedikit pula yang belum tahu apa itu coronavirus?

Dikutip dari Parenting Dream, bahwa menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat, sebenarnya ada tujuh jenis coronavirus yang diketahui telah menginfeksi manusia. Gejala yang muncul karena virus ini adalah batuk ringan, pilek, dan sesak napas.

Baca Juga :  Bahaya Virus Corona, Apa yang Harus Ibu Hamil Ketahui tentang Hal Ini?

Virus corona umumnya menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui liur yang masuk ke udara dengan batuk atau bersin. Lalu apakah virus ini sangat berbahaya bagi ibu hamil?

" Penting diketahui, ibu hamil sangat rentan terhadap komplikasi infeksi pernafasan seperti coronavirus. Sistem kekebalan tubuh tak bekerja optimal saat hamil," kata dr. Rajeev Fernando, M.D., pakar penyakit infeksi di Amerika Serikat yang kami kutip dari kompas.com (4/3/2020).

Oleh karena itu, apa yang sebaiknya arus dilakukan ataupun dihindari bagi ibu hamil agar terhindar dari ancaman infeksi virus yang berbahaya ini?

1. Hindari tempat-tempat atau kawasan ramai

Rumah Dosen - Hindari tempat ramai bagi ibu hamilsumber gambar: detik.com

Salah satu yang dapat ibu hamil lakukan adalah menghindari tempat-tempat atau kawasan yang ramai. Mengapa? hal ini dilakukan demi mencegah penularan virus apapun bentuknya termasuk virus corona. dr.Fernando menyarankan ibu hamil untuk sementara tidak mendatangi kawasan yang ramai. Hal ini untuk menghidari ancaman virus yang mudah menular melalui udara.

"Batasi paparan ke area yang ramai dan padat di mana sirkulasi udara sangat tidak ideal. Jika memang terpaksa harus pergi, pakailah masker untuk perlindungan tambahan," pesannya.

Seperti mana kami kutip dari What to Expect, Fernando juga mengungkap memang sampai saat ini belum ditemukan bukti secara ilmiah terkait dampak langsung virus corona terhadap kesehatan kandungan. Namun demikian, ibu hamil tetap harus selalu siaga dan waspada.

Selain kewaspadaan virus corona yang mungkin memiliki dampak langsung bagi ibu hamil maupun janin dalam kandungannya, kita juga harus waspada terhadap infeksi virus corona terhadap anak-anak.

Rumah Dosen - Jaga anak dari virus coronasumber gambar: grid.id

Meski sejauh ini dinyatakan bahwa orang yang paling berisiko terinfeksi virus corona Wuhan adalah orang-orang yang sudah berusia lanjut, tidak menutup kemungkinan usia anak-anak juga sebenarnya memiliki resiko yang sama.

Penularan virus corona dewasa ini semakin agresif dan kini kasusnya sudah ditemui di negara tetangga, Malaysia. Hal ini pastinya menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia terutama mereka yang memiliki rencana perjalanan ke luar negeri bersama-sama keluarga tidak terkecuali dengan anak-anak mereka juga.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun mengeluarkan peringatan serta rekomendasi agar masyarakat menjaga kesehatan keluarga di tengah merebaknya kasus virus Corona atau Covid-19. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah selnantiasa menjaga kebersihan lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.

Cuci tangan dengan sabun sedikitnya selama 20 detik. Dapat pula menggunakan cairan pembersih yang mengandung alkhohol untuk mensterilkan kuman atau bakteri yang menempel di tangan. Minum air putih diperbanyak dari biasanya serta konsumsi banyak buah yang kaya akan vitamin. Mengkonsumsi suplemen vitamin atau obat daya tahan tubuh juga dianjurkan.

Bila anak Anda mengalami demam tinggi di atas 38 derajat celcius, disertai pula dengan napas yang cepat, segeralah pergi ke dokter terdekat untuk segera diberikan penanganan yang benar dan tepat. Terlebih jika demam dan sesak napas terjadi setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Baca juga :  7 Hal ini Sebaiknya Anda Hindari Saat Hamil Muda

2. Lengkapi dengan imunisasi

Rumah Dosen - imunisasi ibu hamilsumber gambar: sehatq.com

Tindakan yang tidak kalah pentingnya sebagai upaya pencegahan infeksi virus corona adalah melengkapi status imunisasi anak, terutama yang terkait pneumonia (vaksin DPT, Hib, campak, PCV, Influenza). Vaksin untuk virus corona memang belum ditemukan setidaknya sampai artikel ini kami terbitkan. Semoga saja wabah yang menggemarkan dunia ini bisa segera diketemukan vaksinnya sehinga dapat meredam kecemasan masyarakat.

Kondisi pasien yang telah terinfeksi virus corona dengan kondisi yang sudah cukup parah biasanya mengalami pneumonia. Vaksin pneumonia bisa dibilang sebagai salah satu langkah pencegah yang bisa dilakukan saat ini.

IDAI juga menghimbau agar untuk sementara waktu menghindari kunjungan ke negara yang terdapat kasus virus corona. Selalu gunakan masker, terutama jika membawa anak ke tempat-tempat ramai di mana kondisi udara tidak ideal.

Virus covid-19 yang dikabarkan berasal dari provinsi Wuhan, China telah membuat panik sejumlah negara tidak terkecuali Indonesia. Pada Kamis, 23 Januari 2020 lalu, sempat beredar kabar bahwa ada pegawai dari China yang datang ke Indonesia dan mengalami flu.

Orang tersebut kemudian dicurigai terinfeksi virus corona. Beruntung setelah dilakukan tindakan medis hal tersebut tidak terbukti. Setelah diperiksa secara intensif di salah satu rumah sakit di Indonesia, pegawai tersebut hanya menderita radang tenggorokan saja.

Perlu Anda diketahui bahwa virus corona yang menyebar dari China yang telah mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, merupakan virus corona jenis baru yaitu Covid-19. Virus tersebut membuat kota Wuhan saat ini dikarantina agar virus tidak menyebar.

Tidak boleh ada warganya yang keluar dari sana. Akses masuk ke kawasan tersebut juga telah ditutup. Pasalnya sudah terdapat 300 orang yang tercatat positif terinfeksi virus Corona.

3. Ketahui gejala khas virus Corona

Rumah Dosen - Hati-hati virus coronasumber gambar: cloudinary.com

Bagi mereka yang baru saja melakukan perjalanan ke China atau negara yang diketahui sudah terpapar corona, harus sangat waspada. Virus corona ini menyebabkan gejala yang sangat mirip dengan flu ringan.

Seperti kami kutip dari WebMD, gejala khas yang ditimbulkan setelah terinfeksi virus corona antara lain: hidung berair, batuk, nyeri tenggorokan dan kadang disertai demam hingga 38 derajat celcius bahkan lebih. Untuk mengetahui apakah seseorang terpapar virus Covid-19 atau bukan dibutuhkan pemeriksaan laboratorium. Bisa berupa pemeriksaan air liur dan darah.

Nah, itulah 3 hal yang perlu Anda perhatikan demi keselamatan Anda, calon bua hati ANda maupun anak-anak Anda. Seperti telah disampaikan di atas, tetaplah menjaga kebersihan lingkungan, lakukan pola hidup sehat. Gunakan masket sebagi pelindung tambahan manakala bepergian.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk share atau bagikan artikel ini kepasa saudara Anda. Semakin banyak yang tahu cara pencegahannya semakin banyak jiwa yang dapat terselamatkan.

Terima kasih dan salam berbagi!

Baca Juga: 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel