Iklan di bawah Navigasi

7 Tips Menjaga Kesehatan bagi Ibu Hamil yang Aktif Bekerja

Rumah Dosen - Tetap bekerja saat sudah hamil, kenapa tidak? namun perlu diperhatikan tips-tipsnya agar Anda tidak kelelahan dan aktivitas Anda tetap aman bagi calon sang buah hati Anda ya Bun.

Buat kebanyakn wanita karir, menjalani masa-masa hamil sembari melakukan aktivitas kerja kerapkali merasa susah. Namun ada juga yang merasa sebaliknya, melakkan aktivitas pekerjaan selama masa hamil menjadi hal yang seru dan menyenangkan.

Rumah Dosen - Ibu hamil aktif bekerjasumber gambar: google.com

Namun demikian perlu diperhatikan ya Bun, poin-poin penting saat melakuka aktivitas pekerjaan agar antara pekerjaan dan tumbuh kembang janin tetap sama-sama baik.

Anda pasti tidak ingin bukan, rutinitas pekerjaan Anda menjadi pemicu rasa stres yang mengakibatkan tumbuh kembang calon buah hati Anda yang masih dalam kandungan jadi terhambat atau terganggu.

Baca Juga :   7 Hal ini Sebaiknya Anda Hindari Saat Hamil Muda

Nah, oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami akan berbagi 7 tips menjaga kesehatan dan kehamilan meski tetap beraktivitas kerja yang perlu Anda perhatikan ya, di antaranya adalah:

1. Segera mungkin menginformasikan kehamilan Anda kepada pimpinan dan rekan kerja Anda


Rumah Dosen - Sampaikan kehamilan pada atasansumber gambar: job-like.com

Setelah memastikan Anda mengalami positif hamil, alangkah baiknya Anda segera memberi tahu pimpinan dan rekan kerja Anda. Dengan kondisi hamil yang Anda alami mungkin perlu pola kerja yang berbeda dari biasanya. Sehingga perlu dibicarakan dengan atasan Anda.

Oh ya, biasanya diperusahaan tertentu akan ada perlakukan khusus bagi ibu hamil loh. Misalnya diperbolehkan dtang terlambat sesekali, diperboehkan izin pulang lebih awal untuk cek kesehatan kandngan ke dokter.

Nah, agar fasilitas khusus itu bisa Anda dapatkan, maka segeralah menyampaikan kabar bahagia tersebut kepada atasan. Ini juga merupakan sikap yang baik bahwa Anda menghormati keberadaan pimpinan Anda di kantor.

Memberi tahu rekan kerja juga bisa menjadi cara ampuh menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Dengan begitu, Anda dan tim kerja bisa saling memahami bahwa nantinya Anda akan cuti selama beberapa bulan.

2. Tetap aktif bergerak


Rumah Dosen - Aktif bergerak di kantor saat hamilsumber gambar: hipwee.com

Jangan biarkan tubuh Anda duduk terlalu lama di kursi kerja. Ingatlah bahwa saat sedang hamil Anda butuh waktu sesekali untuk tetap bergerak. Dengan bergerak, otot akan mengalami peregangan sehingga tidak terasa kaku terutama pada bulan-bulan mendekati due date.

Meskipun pekerjaan tengah menumpuk, jangan lewatkan untuk tetap bangun dari tempat duduk dan berjalan-jalan sejenak. Hirup udara segar dan usahakan tetap dalam fokus.

Baca Juga :   5 Keluhan Ini Kerap Dirasakan Ibu Hamil, Berbahayakah?

3. Cegah rasa stres dan kurangi rasa cemas


Menurut pakar kebidanan dan kandungan dari The Women's Specialists of Houston di Texas Children's Pavilion for Women, Lindsey Longerot, MD, mengatakan bahwa dengan mengurangi rasa cemas saat hamil dapat membantu Anda menjaga kondisi kehamilan menjadi lebih sehat.

Salah satu tips mengurangi rasa cemas adalah dengan melakukan komunikasi yang terbuka. Jangan sungkan untuk memberi tahu berbagai hal yang Anda takuti, misalnya.

Coba bicarakan kepada orang lain tentang emosi dan apa yang Anda rasakan. Selain mungkin Anda akan mendapatkan nasehat dari yang sudah berpengalaman, hal ini juga bisa membantu Anda menghilangkan beban dipikiran.

Selain melakukan komunikasi terbuka, Anda juga dapat mencoba latihan teknik relaksasi seperti bernapas agar tetap rileks dan fokus.

Baca Juga Yuk!

4. Jika sepmat, luangkan untuk dapat tidur siang


Rumah Dosen - Tidur siang baik untuk ibu hamilsumber gambar: okezone.com

Energi yang dibutuhkan sebelum dan saat hamil itu berbeda loh, Anda kan butuh lebih banyak energi saat hamil. Jadi, sempatkan waktu untuk tidur siang sebentar guna menjaga kebutuhan energi. Mungkin dapat Anda lakukan saat jam istirahat makan siang, sehabis makan siang luangkan tidur siang meski dalam durasi yang singkat. Ini penting mengapa? karena dengan tidur siang dapat membantu Anda tetap fokus dan bersemangat untuk melakukan aktivitas pekerjaan.

Sudahkah Anda tahu? bahwa tidur meskipun sebentar pada siang hari itu dapat membantu Anda menjadi lebih waspada. Rasa tres juga bisa sedikit lebih reda jika Anda menyempatkan pikiran untuk bisa istirahat sejenak.

Hal yang tidak kalah penting seperti dikutip dari popmama adalah tidur memiliki pengaruh terhadap kadar progesteron. Selama kehamilan, perempuan mengalami peningkatan sekresi progesteron yang merupakan hormon penting bagi janin. Dengan istirahat teratur, kadar progesteron pun bisa tetap terjaga.

5. Cari kenyamanan bagi diri sendiri


Beraktivitas sepanjang hari dengan berbagai tumpukan peerjaan bukan hal yang tidak munkin bagi ibu hamil untuk mengalami stres. Oleh karena itu, mencari tahu bagaimana caranya agar Anda tetap merasa nyaman di kantor perlu Anda lakukan.

Salah satunya caranya dengan menjadikan ruang kerja Anda menjadi lebih menyenangkan. Misalnya dengan mengunakan bantal empuk di kursi dan sandaran. Dengan begitu, duduk di kantor akan terasa lebih nyaman dan Anda terhindar dari nyeri punggung.

Jika aktivitas di kantor lebih banyak jalan dan berdiri, perhatikan pengunaan sepatu Anda. Gunakan sepatu yang benar-benar nyaman. Sehingga sakit nyeri di kaki bisa terhindari.

Perhatikan papakain yang Anda gunakan. Pastikan pakaian yang Anda gunakan sesuai dengan ukuran tubuh Anda. Kalau bisa, pilih ukuran yang lebih longgar agar tidak terasa ketat.

6. Sediakan cemilan di kantor


Rumah Dosen - Sediakan camilan di kantorsumber gambar: smartmama.com

jam istirahat makan siang maupun dari waktu setelah istirahat makan siang hingga jam kerja berakhir biasanya terasa begitu panjang bagi ibu hamil. Jadi, jangan lupa sediakan cemilan agar Ada tidak lapar.

Jangan sampai Anda membiarkan perut kosong dan lapar selama berjam-jam. Rasa mual hingga muntah dan kelelahan cenderung lebih mudah Anda rasakan manakala perut Anda osong atau lapar tapi ditahan-tahan. Selain membuat Anda tidak nyaman, perut kosong dan lapar justru membuat fokus bekerja Anda menjadi berkurang dan fatalnya pekerjaan Anda beresiko keliru.

Cemilan seperti biskuit, buah atau yoghurt bisa anda sediakan di meja kerja. Dengan tidak membiarkan perut kosong atau lapar, Anda akan merasa lebih tenang saat bekerja.

7. Atur scedule pekerjaan Anda


Rumah Dosen - Atur jadwal pekerjaan dengan baiksumber gambar: dream.co.id

Setelah masa mengandung 9 bulan berakhir, tentunya Anda akan menjalani masa cuti melahirkan. Ini artinya, pekerjaan yang rutinitasnya dikerjakan oleh Anda harus ada yang menggantikan. Oleh karena itu alangkah baiknya sejak jauh-jauh hari Anda sudah mulai mencicil pekerjaan agar tidak terbebani saat sedang cuti.

Bicarakan pada atasan dan rekan kerja tentang kapan kira-kira Anda akan mengajukan cuti. Hal ini penting agar pipinan Anda menyiapkan lebih awal siapa yang akan menggantikan pekerjaan Anda selama Anda melakukan cuti.

Dengan begitu, Anda bisa fokus mengurus sang buah hati tanpa terganggu dengan tumpukan pekerjaan yang mungkin belum terselesaikan.

Baca Juga :   Mual Saat hamil sangat Mengganggu? Coba Ini 7 Cara Ampuh Atasi Mual saat Hamil

Nah itulah tips dari kami agar pekerjaan dan kesehatan kehamilan ANda tetap berjalan dengan baik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Jangan lupa share atau bagikan info penting ini kepada saudara Anda yang lain dengan cara klik tombol sosial media yang ada di bawah artikel ini.

Jika Anda tertarik dengan konten-konten di blog kami, Anda dapat berlangganan notifikasi arikel kami dengan cara subcribe kami melalui kolom NEWSLETTER atau hubungi kami melalui halaman Contact Us.

Terimakasih dan salam berbagi !

Rekomendasi untuk Anda :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel