Iklan di bawah Navigasi

7 Hal ini Sebaiknya Anda Hindari Saat Hamil Muda

Rumah Dosen - Memang sepanjang masa kehamilan merupakan masa-masa yang penting untuk diperhatikan demi menjaga kondisi Anda dan calon sang buah hati tetap dalam keadaan sehat. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa ekstra hati-hati perlu Anda lakukan pada trimester pertama.

Di trimester pertama ini, semua bentuk proses pertumbuhan dan perkembangan janin tengah terjadi dengan begitu cepat. Jadi, berbagai jenis infeksi yang mungkin bisa saja terjadi di trimester pertama ini bisa sangat membahayakan janin bahkan infeksi ringan sekalipun.

Nah, pada artikel ini akan kami ulas apa saja hal-hal yang sebaiknya Anda hindari sebagai ibu hamil pada trimester pertama demi kebaikan Anda dan calon sang buah hati. Yuk kita simak bersama !

1. Mandi atau berendam di air panas terlalu lama

Rumah Dosen - Berendam air hangat saat hamilsumber gambar: google.com

Mandi atau berendam boleh saja Anda lakukan selama masa hamil, akan tetapi jika suhu air yang digunakan terlalu tinggi dan waktu Anda berendam atau mandi terlalu lama, ini memungkinkan berdampak kurang baik bagi janin loh. Pasalnya, dengan mandi atau berendam di air panas sudang barang tentu suhu tubuh Anda akan meningkat. Keadaan seperti ini dapat ikut memengaruhi kondisi janin.

Kesimpulannya, jika Anda biasanya meredakan rsa nyeri pada tubuh dengan cara berendam di air hangat, maka pada saat hamil terutama di trimester pertama sebaiknya Anda mencari alternatif lain untuk mengatasinya hal itu. Karena, meningkanya suhu tubuh Anda dapat beresiko bagi tumbuh kembang bayi di kandungan.

Baca juga : Cara Sederhana Ini Dapat Membantu Anda Melahirkan Normal

2. Terkena sinar matahari langsung terlalu lama

Rumah Dosen - Berjemur saat hamilsumber gambar: google.com

Khususnya di pagi hari, pancaran sinar matahari memang sangat baik untuk tubuh Anda. Namun jika Anda lakukan berlebihan sampai berjemur di siang hari, ini malah akan berbahaya. Efek yang ditimbulkan sama seperti apabila Anda terlalu lama mandi atau berendam di air panas.

Berjemur di bawah sinar matahari yang cukup lama juga dapat meningkatkan suhu tubuh Anda hingga mencapai suhu yang bisa dikatakan tidak aman bagi janin. Perlu diketahui bahwa pada saat hamil, perubahan hormon kehamilan akan membuat kulit Anda lebih rentan untuk mengalami sunburn di bawah sinar matahari. Oleh karena itu, menggunakan tabir surya bisa Anda lakukan sebagai salah satu kebiasaan yang baik juga.

Kesimpulannya, jika saat hamil Anda ingin refreshing atau jalan-jalan ke pantai, alangkah baiknya Anda menghindari paparan sinar matahari yang terlalu lama, gunakanlah tabir surya, dan jangan lupa untuk selalu banyak minum air putih setidaknya 10-12 gelas setiap hari adalah wajib apalagi sedang berada di pantai tentu butuh lebih guna mencegah dehidrasi.

3. Melupakan jadwal minum suplemen vitamin
Tidak sedikit para ibu hamil yang enggan atau lupa mengkonsumsi suplemen makanan atau vitamin yang diberikan dokter dengan berbagai alasan ini dan itu. Ada yang beralasan karena sulit menelannya, ada juga yang bilang minum suplemen makanan atau vitmain bisa memicu rasa mual yang tidak tertahankan atau bahkan membuat Anda sembelit saat buan air besar.

Padahal dengan mengkonsumsi suplemen vitamin prenatal, hal ini sangat bagus untuk kesehatan tubuh Anda dan calon sang buah hati yang tengah bertumbuh pesat dalam kandungan. Jadi jangan sampai Anda melewatkan jadwal minum vitamin ya !

Perlu Anda ketahui bahwa janin sangat membutuhkan berbagai macam vitamin dan mineral. Kebutuhan akan hal ini dapat Anda peroleh dari mengkonsumsi suplemen sehingga Anda dapat memastikan bahwa kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang janin terpenuhi.

Jika setelah mencoba mengkonsumsi suplemen vitamin yang diberikan oleh dokter membuat Anda merasa mual berlebih, sembelit saat buang air besar, dan keluahn lainnya akibat dari mengkonsumsi suplement tersebut, sebaiknya konsultasikan kepada dokter kandungan Anda. Mungkin Anda akan iberi suplemen vitamin lain dari dokter.

Baca juga :  5 Jenis Buah-buahan yang Bisa Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

4. Duduk terlalu lama

Rumah Dosen - Berdiam lama saat hamilsumber gambar: google.com/

Pada masa trimester pertama merupakan periode penting sebab janin sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan secara pesat. Anda juga akan merasakan bahwa kerja jantung dan volume darah dalam tubuh Anda mengalami peningkatan. Ini merupakan bagian dari proses pada trimester pertama ini.

Akibat yang ditimbulkan dari meningkatnya volume darah tersebut membuat Anda memiliki berisiko pembekuan darah jika sering duduk atau berdiam diri cukup lama. Terlenih jika Anda adalah pekerja kantor, sebaiknya luangkan waktu untuk beridir atau jalan sekedar melakukan fotocopy berkas atau ke kamar kecil untuk cuci muka. Setidaknya Ada gerakan lain selain hanya duduk terdiam yang dapat anda lakukan setiap satu jam sekali. Dan jika Anda mengendarai mobil, sebaiknya lakukan beberapa kali istirhat.

Jika kebiasan diam atau duduk terlalu lama Anda biarkan, hal ini bisa membuat pembekuan darah di karea kaki. Hal yang bisa saja terjadi adalah kaki kesemutan,  kram, bengkak hingga sulit bergerak setelahnya.

5. Mengecat tembok menggunakan bahan aktif kimia yang berbahaya

Rumah Dosen - Mengecat tembok saat hamilsumber gambar: google.com/

Biasanya Anda akan bersemangat sekali menyiapkan kamar untuk si bayi, namun alangkah baiknya untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat membahayakan kehamilan.

Salah satu hal yang mungkin berbahaya adalah mengecat atau membuat lukisan pada dinding kamar. Kelihatannya sepele memang, namun karena adanya bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam cat, akan menimbulkan bau yang menyengat.

Jika dibiarkan, aroma atau gas yang mengandung bahan kimia dari cat tersebut terhirup oleh Anda dan itu sangat berbahaya baik bagi kesehatan Anda maupun untuk si kecil. Nah, oleh karena itu, sebaiknya biarkan tugas mengecat didinding ini diserahkan kepada orang lain.

6. Melakukan olahraga ekstrem

Rumah Dosen - Olahraga ekstrimsumber gambar: google.com

Olahraga selama masa kehamilan sangat baik bagi Anda dan juga janin. Selain memiliki manfaat yang baik untuk melatih otot, olahraga saat hamil juga dapat membantu mengurangi stres. Meski demikian, Anda harus memilih macam-macam olahraga yang tidak membahayakan bagi sikecil ya.

Olah raga ringan yang bisa Anda pilih misalnya yoga atau berenang. Ingat! jangan lakukan tanpa ada bimbingan dan pendampingan dari pelatih yang sudah berpengalaman mengawasi olahraga bagi ibu hamil.

Namun perlu Anda ketahui bahwa mencoba jenis olahraga baru atau ekstrem pada saat hamil bukanlah waktu yang tepat bagi Anda. Karena olahraga ekstrem seperti lari, panjat tebing atau sejenisnya sangat berisiko baik untuk Anda maupun bagi si janin.

Baca juga :
 Ini Gerakan Olahraga yang Aman bagi Ibu Hamil
-   Berbagai Macam Olahraga yang Bagus untuk Meningkatkan Peluang Hamil

7. Membersihkan kandang hewan peliharaan

Rumah Dosen - Peliharaan kucingsumber gambar: google.com

Stop!! alangkah baiknya aktivitas membersihkan kandang hewan peliharan seperti kucing atau lainnya, Anda serahkan kepada orang lain. Terutama membersihkan kotoran yang ada di pasir pasirnya. Kenapa? karena kotoran binatang merupakan tempat yang paling memungkinkan untuk berkembang biaknya parasit (virus atau bakteri) yang sangat mungkin dapat menginfeksi Anda dan juga si Kecil seperti bakteri toksoplasmosis misalnya.

Memang bakteri ini bisa didapati dari berbagai sumber, akan tetapi selama masa kehamilan, kotak pasir kotoran kucing dalam kandangnya menjadi salah satu tempat yang paling rawan.

Coba Anda perhatikan lagi berbagai aktivitas lainnya, terutama pada masa trimester pertama. Kalau Anda merasa ragu untuk melakukannya, jangan sungkan untuk mengkonsultasikannya kepada dokter.

Baca juga : 4 Tahapanan Proses Persalinan atau Melahirkan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel