Iklan di bawah Navigasi

Mual Pada Masa Kehamilan Tidak Bisa Diobati Tapi Dikelola

Rumah Dosen - Mual dan muntah (Morning sickness) merupakan gejala yang bisa timbul karena kehamilan yang biasanya terjadi pada ibu hamil di trimester pertama. Rasa mual memang akan sangat dirasa menggangu terhadap aktivitas para calon ibu. jadi bagaimana mengatasi hal tersebut?

Menurut dr Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals, kebanyakan morning sickness memang terjadi di pagi hari bahkan kadang morning sickness juga bisa berlanjut hingga usia kehamilan di atas 3 bulan. Dia juga menyebutkan 8 dari 10 wanita hamil mengalami morning sickness.

Rumah Dosen - Mual saat hamilsumber gambar: google.com/

Dia juga menyebutkan bahwa penyebab utama morning sickness adalah faktor hormonal yang mana pada saat hamil mengalami peningkatan hormon kehamilan yang mengakibatkan mual dan atau muntah. Morning sickness juga bisa disebabkan karena kondisi psikis serta nutrisi dan makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil itu sendiri. Bagi ibu hamil yang sangat menikmati kehamilannya bisa jadi mual dan muntah tidak mereka alami tapi hanya sebagian kecil saja yang seperti itu.

Baca Juga


dr Muliaman juga berpendapat bahwa seiring dengan meningkatnya usia kehamilan morning sickness juga akan menghilang dengan sendirinya. Umumnya setelah masuk usia 4 bulan kehamilan. Memang rasa mual dan atau muntah ini sangat tergantung pada kadar hormon kehamilan.

Pada kondisi tertentu, morning sickness dapat juga meningkat menjadi hiperemesis gravidarum. Pada kondisi seperti ini ibu hamil harus dirawat sebab muntah yang berlebihan sehingga makanan yang sudah dimakan tidak masuk sama sekali ke dalam tubuh, oleh karenanya harus diinfus agar nutrisi tetap masuk kedalam tubuh ibu hamil.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa morning sickness ini tak dapat disembuhkan, hanya saja kita bisa meminimaliir dengan cara menjaga kondisi psikis tetap tenang dan tentunya nikmatilah kehamilan, beristirahat dengan cukup, dan manajemen dalam mengelola makanan yang dikonsumsi.

Hindari makanan yang berbau tajam dan mengandung minyak berlebih karena dapat merangsang terjadinya morning sickness. Pemberian rasa yang sedikit asam manis justru bisa membantu meminimalisir rasa mual.

Dari Gynaecologists dan American College of Obstetricians memberikan saran untuk mencoba beberapa hal, di antaranya menambahkan kandungan protein di setiap makanan yang dikonsumsi. Sumber protein yang dimaksudkan di sini adalah protein nabati termasuk makanan susu (susu, es krim, dan yoghurt).

Pada kondisi tertentu ibu hamil harus memperoleh asupan nutrisi lebih, maka pemberian susu khusus morning sickness dapat membantu menguranginya seperti susu bubuk PRENAGEN Emesis yang memiliki kandungan vitamin B6 dan protein tinggi. Selain sebagai asupan untuk mengurangi rasa mual dan muntah, ibu dan janin juga mendapatkan asupan nutrisi dan cairan yang cukup.

Kandungan nutrisi makro dan mikro lengkap yang terdapat pada PRENAGEN Emesis juga memiliki rasa yang banyak disukai ibu hamil. Bagi ibu hamil ada yang suka mengkonsumsi yoghurt, menurut dr Muliaman kandungan nutrisi yoghurt tidak sekomplit nutrisi yang terdapat pada susu.

Artikel Terkait

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel