Iklan di bawah Navigasi

Mandi di Kolam Bisa Terjadi Kehamilan, Mitos yang Menyesatkan

Rumah Dosen - Mitos tentang kehamilan hingga zaman modern saat ini masih saja beredar di masyarakat Indonesia. Memang sudah ada beberapa yang meninggalkan, namun sederetan mitos lainnya masih marak diperbincangkan.

Rumah Dosen - Mitos hamil karena mandi dikolamsumber gambar: google.com/

Dari sekian banyaknya mitos kehamilan hanya sebagian kecil saja yang bisa diterima secara ilmiah namun, sebagain besar sama sekali tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Misalnya adanya pantangan untuk tidak membeli baju atau perlengkapan bayi lainnya jika usia kandungan belum mencapai 7 bulan dan larangan bagi ibu hamil agar tidak makan kacang-kacangan karna berakibat alergi pada bayi yang dikandungnya.

Baru-baru ini salah seorang Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) juga melontarkan statmen bahwa kehamilan bagi seorang wanita bisa terjadi jika berenang bareng dlam satu kolam dengan laki-laki yang tentunya ini adalah mitos.

Berikut adalah mitos-mitos nyleneh seputar kehamilan yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: Sitti Hikmawatty, Komisioner KPAI yang Sebut Berenang Bisa Bikin Hamil

1. Kolam renang bisa akibatkan kehamilan

Komisioner KPAI baru-baru ini melontarkan pernyataan menghimbau agar wanita tidak berenang dengan laki-laki di kolam renang yang sama secara bersamaan karena bisa menyebabkan kehamilan.

Faktanya, penjelasan dari American Pregnancy, sperma di bak mandi, kolam renang atau bak mandi air hangat, tidak mungkin dapat masuk ke bagian dalam organ intim wanita dan sehingga menyebabkan kehamilan. Selain itu penjelasan oleh dr Dinda Dermaisya, SpOG, dari Medistra Hospital, menjelaskan bahwa beberapa faktor bisa menjadi penyebab sperma tidak mungkin bertahan di dalam kolam renang. "Kaporit pada kolam renang akan mengoksidasi kuman-kuman (termasuk jika ada yang gila sampai mau ejakulasi di kolam renang) sehingga terjadi degradasi protein sampai mati," jelasnya.

2. Makan nanas bisa mengakibatkan keguguran

Banyak masyarakat yang masih percaya bahwa mengkonsumsi buah nanas bisa bermasalah pada kandungan hingga berakibat pada keguguran terutama saat hamil muda. Sehingga banyak wanita hamil muda yang mneghindari buah yang kaya akan vitamin C ini.

Beredarnya mitos ini karena beranggapan bahwa buah nanas mengandung enzim bromelain. Enzim ini bersifat proteolitik, artinya dapat menguraikan protein. Seperti kita tahu bersama bahwa janin terbentuk dari protein sehingga mengkonsumsi buah nanas dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan atau keguguran.

Faktanya, enzim bromelain yang terkandung di dalam buah nanas jumlahnya sangat kecil sekali. Oleh karenanya mengkonsumsi buah nanas secara jumlah yang wajar tidak mungkin berakibat pada perdarahan atau keguguran. Keungkinan enzim ini dapat bermasalah pada kehamilan jika jika dalam mengkonsumsi secara berlebih sekitar 7-10 buah nanas dalam satu waktu.

Baca juga: Heboh, Berenang Dengan Pria Bisa Akibatkan Kehamilan

3. Ngidam tidak diturutin bikin anak lahir ngileran

Sampai saat ini masih loh, masyarakat yang mempercayai hal ini. Kalau ibu hamil ngidam minta sesuatu tidak dituruti. dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, Spesialis kandungan  menegaskan jika hal tersebut hanyalah mitos. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan tidak diturutinya ngidam berakibat pada anak lahir ngileran.

"Ngidam dan ngileran hanyalah sebuah mitos. Tidak terbukti di sisi medis. Berapa banyak sih Anda melihat anak kecil yang ileran? Atau mungkin definisi operasional dari kata ileran itu apa? Apakah produksi iler dalam jumlah tertentu? Nope. Can't explain? Than it's a myth," tambahnya.

4. Sering minum air es membuat bayi lahir besar

Petuah 'bijak' lain yang tidak jarang didengar oleh ibu hamil adalah hindari minum air es sebab dapat membuat bayi lahir besar. Padahal bayi yang terlahir besar banyak faktor yang mempengaruhi seperti faktor genetik, nutrisi dan kondisi ibu hamil itu sendiri.

Dalam buku 'Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi' yang di tulis oleh dr Budi Iman Santoso, SpOG(K), dr Sudung O Pardede, SpA(K), Prof Dr Ir Hardinsyah, MS dan dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, "Tidak ada hubungan antara minum air es dengan berat badan lahir bayi, namun minumlah air yang benar-benar matang untuk kesehatan bayi".

Baca juga: Mitos-Mitos Seputar Kehamilan Paling Populer di Indonesia

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel