Iklan di bawah Navigasi

Faktor yang Sangat Berpengaruh Agar Bayi Anda Lahir Sehat dan Normal Ibu Hamil Wajib Tahu

Rumah Dosen - Di artikel yang lalu kita sudah bahasa atrikel tentang bagaimana posisi tidur yang baik bagiibu hamil nah pada artikel kali ini admin mau kasih info penting buat ibu hamil yaitu mengenai faktor-faktor apa saja yang bisa membuat janin yang dikandung tidak lahir dengan sempurna seperti mengalami kecacatan, baik fisik maupun mental.  Tentunya Anda ingin calon buah hati Anda lahir secara sempurna bukan. Yuk kita simak bersama faktor-faktornya berikut ini:

Rumah Dosen - Bayi sehat tidursumber gambar: google.com/

1. Rokok, Alkohol, Narkotika
Beberapa zat berbahaya seperti rokok, alkohol atau narkotika dipastikan bisa berdampak tidak baik bagi janin. Berbagai penelitian menunjukkan, rokok dan alkohol bisa mengakibatkan keguguran, bayi lahir dengan berat lahir rendah, lahir prematur, cacat, maupun lahir dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Dan yang sering diangap sepele adalah ibu sebagai perokok pasif. Oleh karenanya, rumah maupun kantor tempat kerja ibu juga harus bebas dari asap rokok.

2. Obat-obatan
Mengonsumsi obat-obatan juga tidak boleh sembarangan, karena kandungannya mungkin saja membahayakan kehamilan. Beberapa jenis obat dan jejamuan yang diminum wanita hamil pada trimester pertama kehamilan diduga sangat erat hubungannya dengan terjadinya kelainan kongenital pada janin. Inilah alasan mengapa selama kehamilan, khususnya trimester pertama, ibu hamil amat dianjurkan untuk menghindari pemakaian obat-obatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kebidanan dan kandungan yang menanganinya.

Baca Juga


3. Faktor Usia
Semakin tua usia ibu hamil, semakin banyak komplikasi penyakit yang mungkin diderita. Di antaranya semakin tinggi risiko melahirkan bayi dengan Down Syndrome [DS].

4. Faktor Hormonal
Faktor hormonal diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian kelainan kongenital. Bayi yang dilahirkan oleh ibu hipotiroid maupun ibu penderita diabetes melitus lebih besar peluangnya mengalami gangguan pertumbuhan dibandingkan bayi yang dilahirkan oleh ibu tanpa gangguan hormonal.

5. Faktor Gizi
Pada hewan percobaan, kekurangan gizi berat dalam masa kehamilan dapat menimbulkan kelainan kongenital. Pada manusia, penelitian menunjukkan bahwa frekuensi kelainan kongenital pada bayi-bayi yang dilahirkan oleh ibu yang kekurangan zat-zat tertentu lebih tinggi bila dibandingkan dengan bayi-bayi yang lahir dari ibu yang status gizinya baik. Kekurangan asam folat dan seng/zinc, contohnya, akan menyebabkan bibir bayi sumbing.

Ada kalanya suatu kelainan kongenital belum terlihat pada waktu lahir, dan baru ditemukan beberapa waktu kemudian. Bila ditemukan dua atau lebih kelainan kongenital minor, sangat mungkin akan ditemukan kelainan kongenital mayor di tempat lain. Angka kejadian kelainan kongenital berkisar 15 per 1.000 kelahiran.

6. Faktor Infeksi
Infeksi yang terjadi terutama pada trimester pertama, disamping dapat menimbulkan kelainan kongenital, dapat pula meningkatkan risiko keguguran. Contohnya, infeksi virus rubella dapat menyebabkan bayi menderita katarak, mengalami kelainan pada sistem pendengaran, dan kelainan jantung bawaan. Beberapa infeksi lain yang dapat menimbulkan kelainan kongenital antara lain infeksi Virus sitomegalovirus dan toksoplasmosis. Jika sampai mengganggu pertumbuhan pada sistem saraf pusat, maka dapat menyebabkan hidrosefalus [lingkar kepala membesar akibat timbunan cairan] atau mikrosefalus [lingkar kepala terlalu kecil atau dikenal dengan istilah mikroftalmia].

7. Kelainan Genetik/Kromosom
Kelainan genetik pada ayah atau ibu kemungkinan besar akan memberi kontribusi yang tidak kecil pada kelainan kongenital anak mereka. Kemajuan teknologi kedokteran memungkinkan pemeriksaan adanya kelainan kromosom selagi masih berbentuk janin. Contohnya, kelainan kromosom trisomi 21 yang terwujud sebagai Sindroma Down [mongolism] ataupun kelainan pada kromosom kelamin, yakni Sindroma Turner.

8. Pengaruh Radiasi
Paparan radiasi sinar X dan radiasi nuklir, terutama pada awal kehamilan, diduga kuat dapat menimbulkan kelainan kongenital. Adanya riwayat radiasi yang cukup besar dikhawatirkan akan mengakibatkan mutasi pada gen dan menyebabkan kelainan. Itulah mengapa radiasi untuk keperluan diagnostik atau pengobatan sekalipun sebaiknya dihindari semasa kehamilan, khususnya kehamilan trimester pertama.

9. Paparan Zat Kimia dan Radiasi
Makanan atau apa saja yang masuk ke tubuh seorang ibu hamil akan menemukan jalan menuju janin yang sedang tumbuh dalam kandungan. Dengan demikian, harus diperhatikan zatzat kimia pada makanan dan lainnya yang dapat mengancam kehamilan. Hindari mengonsumsi atau menggunakan bahanbahan yang memungkinkan ibu terpapar bahan-bahan kimia seperti obat makanan [daging, ikan, sayur, buah dalam kaleng dengan pengawet dan pewarna], antihama/insektisida, cat rambut, make up wajah dengan merkuri dan timbal, uap pernis dan cat.

10. Faktor-faktor Lain
Banyak kelainan kongenital yang tidak diketahui penyebabnya. Kondisi janin dan faktor lingkungan hidup dalam rahim juga diduga dapat menjadi faktor penyebab. Di antaranya: Masalah hipoksia, hipotermia, ataupun hipertermia.

Ada kalanya, suatu kelainan kongenital belum terlihat pada waktu lahir, dan baru ditemukan beberapa waktu kemudian. Bila ditemukan dua atau lebih kelainan kongenital minor. sangat mungkin akan ditemukan kelainan kongenital mayor di tempat lain. Angka kejadian kelainan kongenital berkisar 15 banding 1.000 kelahiran.

Nah itulah tadi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelahiran calon buah hati. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan jangan lupa share atau bagikan artikel info penting ini ke bumil yang lain ya, dengan cara klik tombol sosial media yang ada di bawah artikel ini.

Jangan lupa ikuti blog ini agar tidak ketinggalan informasi penting, inspirasi, tutorial dan pendidikan yang kami bagikan di sini.

Baca Juga

Jika Anda punya informasi seputar posisi tidur yang baik bagi ibu hamil yang belum admin sampaikan pada artikel ini boleh ditambahkan ya bun di kolom komentar di bawah. Terimakasih dan semoga bayi dalam kandungan Anda menjadi generasi hebat untuk masa keemasan Indonesia mendatang. Salam berbagi !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel